Cara Membungkus Sego Buwuhan

by

Sego Buwuhan adalah makanan yang legendaris di Bojonegoro, makanan ini disajikan ketika ada orang yang memiliki acara syukuran atau hajat.

Sego Buwuhan terdiri atas dua kata dalam bahasa Jawa. Sego artinya ‘nasi’ dan buwuhan diambil dari kata buwuh yang dalam bahasa Jawa artinya ‘memberi atau menyumbang’

Buwuhan juga sering di ucapkan/dibaca oleh orang Bojonegoro dengan “Buwohan”

Nasi Buwuhan dibungkus dengan menggunakan daun jati, berikut Cara Membungkus Sego Buwuhan

  • Siapkan 2 lembar daun jati (dengan ukuran 1 Lebar 1 Kecil) dengan posisi berlawanan seperti gambar dibawah
  • Letakkan nasi diatas daun jati lalu tutup dengan daun pisang
  • Taruh sayur tewel, tempe, blonceng/acar yang sudah di siapkan diatas daun pisang dengan posisi seperti ini
  • Selanjutnya letakkan sambal srondeng disamping sayur tersebut
  • Terakhir letakkan Daging Sapi bisa juga menggunakan Daging ayam
  • Lalu kita bungkus dengan cara melipat daun jati bagian samping kanan dan kiri setelah itu lipat/tekuk kedua ujungnya seperti gambar dibawah ini
  • Selamat Sego Buwuhan sudah siap di sajikan

Demikian tutorial Cara Membungkus Sego Buwuhan, sego buwuhan lebih nikmat disajikan ketika nasinya masih hangat, kalau pas di buka tercium aroma khas daun jati yang menambah selera makan kita tambah makyus.